Diarsipkan di bawah: visual arts
Oleh Frino Bariarcianur Barus
Bob Yudhita Agung atau lebih dikenal dengan Bob ’sick’, salah seorang seniman Jogya yang nyentrik menggelar pameran tunggal bertajuk “Happy Birthday Nin” di Ruang eks Ajiyasa, Jogja National Museum [JMN], Jalan Gampingan No.1, Yogyakarta, tanggal 26 Oktober – 4 November 2007. Pada pameran ini Bob tidak menyoal tema-tema besar kehidupan, Bob hanya ingin mempersembahkannya kepada Nin, seorang sahabat yang banyak membantu dirinya. Siapakah NIN?
Nin atau Omi Intan Naomi lahir di Denpasar, 26 Oktober 19970 adalah seorang sastrawan muda dan rajin menggores pena untuk beberapa media, salah satunya di harian Suara Merdeka. Sayang sahabat Bob sick ini tidak berumur panjang. Omi meninggal dunia di RS. Bethesda, Yogyakarta, Minggu, 5 November 2006, karena terserang peradangan selaput otak. Hampir setahun lalu kepergian Omi namun tetap menjadi kenangan dan catatan penting bagi hidup Bob sick. Ia pula mengabadikan nama Omi pada tubuhnya.
Bob sick, laki-laki yang penuh tatto itu mengaku kepada Rain Rosidi, kurator pameran yang juga pengajar di Institut Seni Indonesia Jogjakarta, bahwa Nin atau Omi adalah tempat dirinya bertanya dan berpendapat untuk segala hal. Dalam sms-nya kepada Rain,”Dia mengenalkan saya dengan buku-buku, internet dan banyak hal…dari semula saya tidak mengerti menjadi mengerti.” SMS itu Bob kirim pada hari Senin, 5 Februari 2007, pukul 18:58.
Dalam catatan Rain Rosidi mengenai pameran tunggal Bob sick menyatakan bahwa dalam konteks pameran “Happy Birthday NIN, Bob ‘Sick’ Yudhita menghadirkan seninya sebagai ekspresi budaya yang lain. Bukan persoalan besar, seperti politik atau sebangsanya, tetapi pameran ini diinspirasi oleh kepergian sahabatnya, mentornya, dan penyemangatnya dalam berkarya, Omi Intan Naomi.
Rain berpendapat meski Bob sick berada dalam sebuah dunia yang penuh chaos, Omi tetap memberinya tempat sebagai sahabat untuk berbagi. Omi adalah cendekiawan yang berada dalam ekosistem yang sebenarnya. Dia berada di tengah apa yang diperbincangkannya. Sekalipun dekat, tetapi dia mampu menuliskannya dengan analisis yang jernih. Intim, tapi meninggalkan jejak kesan.
Bob sick sendiri dikenal sebagai salah satu seorang seniman nyentrik di Jogjakarta. Tubuhnya dipenuhi dengan tattoo. Dia merupakan seniman Yogyakarta yang seluruh hidupnya diabdikan pada dunia seni. Totalitas berkeseniannya selalu mengejutkan bagi kalangan seniman, apalagi bagi masyarakat umum. Di kalangan para penggiat seni, Bob tergolong seniman yang tidak pernah pata arang dalam menekuni aliran atau jenis dalam membuat sebuah karya. Keyakinannya pada teknik berkarya telah menempatkan dirinya sebagai seniman yang bisa dilihat secara nyata mempertanggung-jawabkan karya seni yang telah dibuatnya.
Nunuk Ambarwati, koordinator konferensi pers pameran, dalam siaran pers menyatakan bahwa pada masyarakat umum, Bob merupakan sebuah fenomenal yang mengejutkan dan menyegarkan. Eksploitasi diri Bob sangat berbeda dengan orang pada umumnya, kemampuan menuangkan sebuah karya seni yang merupakan nilai dari kehidupan seseorang sangat terlihat jelas dari keseharian penampilannya yang terlihat total dan berbeda dari orang pada umumnya, kehadirannya selalu terlihat lain diantara ‘jenis’ manusia pada umumnya.[]
& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


bob sick di foto sih ganteng, tapi gak up to date tuh photonya kayaknya. orang seperti bob bikin karya pasti wah, bukan karena apa-apa tapi karena dirinya
Komentar oleh dian Oktober 25, 2007 @ 8:51 pmkangen denger bob yg biasanya nyanyiin lagu cengeng dan “menye-menye”. tubuh boleh boleh serem, hati tetep obbie messakh. selamat berpameran, bob!
joni “lojone”, isi 92
Komentar oleh joni lojone Oktober 29, 2007 @ 9:33 amselamat yaa bob
Komentar oleh rain (bukan the rain) November 12, 2007 @ 9:56 pmbtw, kuatornya ugo, bukan aku….
Komentar oleh rain (bukan the rain) November 12, 2007 @ 9:57 pmtapi gak popo
OH MY GOD………BOB SICK ISN’T SICK. Ngangkaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat !!!!
Komentar oleh hendro Pler-Red Maret 25, 2008 @ 4:24 amwahhhhhhh emang loe AS…SICK AKU KAGUM BOB
Komentar oleh agung,smoke Juli 12, 2008 @ 3:55 pm