<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Festival Air Internasional 2008 di STSI Bandung</title>
	<atom:link href="http://beritaseni.wordpress.com/2008/05/17/festival-air-internasional-2008-di-stsi-bandung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://beritaseni.wordpress.com/2008/05/17/festival-air-internasional-2008-di-stsi-bandung/</link>
	<description>kantor beritaseni indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Dec 2009 15:27:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: achmad jailani</title>
		<link>http://beritaseni.wordpress.com/2008/05/17/festival-air-internasional-2008-di-stsi-bandung/#comment-1034</link>
		<dc:creator>achmad jailani</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 08:02:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.wordpress.com/?p=645#comment-1034</guid>
		<description>selamat dan sukses pertunjukan teaternya be, salam sayang selalu buat kawan2 TPH dan yang jelas buat kawan2 jendela kayu manis angkatan 2007</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selamat dan sukses pertunjukan teaternya be, salam sayang selalu buat kawan2 TPH dan yang jelas buat kawan2 jendela kayu manis angkatan 2007</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: achmad jailani</title>
		<link>http://beritaseni.wordpress.com/2008/05/17/festival-air-internasional-2008-di-stsi-bandung/#comment-1033</link>
		<dc:creator>achmad jailani</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 07:54:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.wordpress.com/?p=645#comment-1033</guid>
		<description>sebenarnya apayang menjadi kekurangan kita sebagai manusia yang berbudaya adalah kurang menempatkan kapasitaskita pada kapasitas yang seharusnya. maksudnya setiap individu memiliki haermonisasi dan intengible masing masing dalam melagukan/ memerankan apapun. termasuk dalam dunia pertunjukan. teater payung hitam adalah sebuah kepercayaan diri bagi sebagian kalangan dan bisa pula menjadi masalah bagi yang lain. mungkin saja teater payung hitam belum siap untuk membaur dan secara fulgar untuk merubah warna kan kekhasan yang mereka usung selama ini. saya rasa itu wajar bagi setiap teaterawan manapun. perbedaan cara adalah sebuah varian dan dari sanapula keunikan bisa kita lihat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebenarnya apayang menjadi kekurangan kita sebagai manusia yang berbudaya adalah kurang menempatkan kapasitaskita pada kapasitas yang seharusnya. maksudnya setiap individu memiliki haermonisasi dan intengible masing masing dalam melagukan/ memerankan apapun. termasuk dalam dunia pertunjukan. teater payung hitam adalah sebuah kepercayaan diri bagi sebagian kalangan dan bisa pula menjadi masalah bagi yang lain. mungkin saja teater payung hitam belum siap untuk membaur dan secara fulgar untuk merubah warna kan kekhasan yang mereka usung selama ini. saya rasa itu wajar bagi setiap teaterawan manapun. perbedaan cara adalah sebuah varian dan dari sanapula keunikan bisa kita lihat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: FELLY DARYANTO</title>
		<link>http://beritaseni.wordpress.com/2008/05/17/festival-air-internasional-2008-di-stsi-bandung/#comment-1001</link>
		<dc:creator>FELLY DARYANTO</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 07:11:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.wordpress.com/?p=645#comment-1001</guid>
		<description>tahun 1997 untuk pertama kali bergabung dengan teater payung hitam bandung,lewat sebuah eksplorasi yang panjang tak disangka tubuh ini sudah dilebur pada bahasa2 alam,dan hal inilah yang menjadi kenangan tersendiri sehingga muncul sebuah gairah bahwa alam ini adalah kita dan kita adalah alam,salut buat rachman sabur yang sudah begitu banyak dan masih terus berbuat untuk mengoyak hati setiap jiwa yang lupa akan dirinya dan alam sekitarnya,kenangan dalam proses merah bolong serta relief air mata tak akan pernah dilupakan,kapan ada kesempatan berkunjunglah ke tempat kelahiranku di pangkalpinang,semoga...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tahun 1997 untuk pertama kali bergabung dengan teater payung hitam bandung,lewat sebuah eksplorasi yang panjang tak disangka tubuh ini sudah dilebur pada bahasa2 alam,dan hal inilah yang menjadi kenangan tersendiri sehingga muncul sebuah gairah bahwa alam ini adalah kita dan kita adalah alam,salut buat rachman sabur yang sudah begitu banyak dan masih terus berbuat untuk mengoyak hati setiap jiwa yang lupa akan dirinya dan alam sekitarnya,kenangan dalam proses merah bolong serta relief air mata tak akan pernah dilupakan,kapan ada kesempatan berkunjunglah ke tempat kelahiranku di pangkalpinang,semoga&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: FELLY DARYANTO</title>
		<link>http://beritaseni.wordpress.com/2008/05/17/festival-air-internasional-2008-di-stsi-bandung/#comment-999</link>
		<dc:creator>FELLY DARYANTO</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 06:41:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.wordpress.com/?p=645#comment-999</guid>
		<description>selamat buat kawan2 TPH,bravo</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selamat buat kawan2 TPH,bravo</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dedi hamdani</title>
		<link>http://beritaseni.wordpress.com/2008/05/17/festival-air-internasional-2008-di-stsi-bandung/#comment-916</link>
		<dc:creator>dedi hamdani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 07:22:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritaseni.wordpress.com/?p=645#comment-916</guid>
		<description>sudah banyak yang saudara-saudaraku lakukan di STSI kurang membumi dengan jaman yang ada, gampang puas dan kurang mau kerjasama kelompok. Kalu mau tiru budaya orang Jepang begini : budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. termasuk klaim hasil kerja, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. fenomena ini tidak hanya didunia keraja, kondisi kampus dengan lab peneliatiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas matakuliah bissanya juga dalam bentuk kelompok. kerja dalam bentuk kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. ada anekdot bahwa &quot; 1 orang profesor Jepang akan kalah dengan satu orang profesor Amerika, hanya saja 10 orang profesor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang profesor Jepang yang berkelompok&quot; musyawarah mupakat atau sering disebut &quot;rin-gi&quot; adalah ritual dalam kelompok. keputusan strategis harus dibicarakan dalam &quot;rin-gi&quot;.
boleh dicontoh tuh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sudah banyak yang saudara-saudaraku lakukan di STSI kurang membumi dengan jaman yang ada, gampang puas dan kurang mau kerjasama kelompok. Kalu mau tiru budaya orang Jepang begini : budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. termasuk klaim hasil kerja, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. fenomena ini tidak hanya didunia keraja, kondisi kampus dengan lab peneliatiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas matakuliah bissanya juga dalam bentuk kelompok. kerja dalam bentuk kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. ada anekdot bahwa &#8221; 1 orang profesor Jepang akan kalah dengan satu orang profesor Amerika, hanya saja 10 orang profesor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang profesor Jepang yang berkelompok&#8221; musyawarah mupakat atau sering disebut &#8220;rin-gi&#8221; adalah ritual dalam kelompok. keputusan strategis harus dibicarakan dalam &#8220;rin-gi&#8221;.<br />
boleh dicontoh tuh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
