Indonesia Art News Agency


Lucian Bernhard Sang Maestro Desain Grafis
Mei 9, 2007, 2:25 pm
Filed under: visual arts

bernhard-01.jpg

Teks/foto : Frino Bariarcianur

Jumat [4/04/07] malam Galeri Soemardja ITB dipenuhi dengan karya-karya desain klasik. Melihat pajangan karya tersebut tampaklah bahwa pengerjaan poster, desain kemasan, desain buku, dan sebagainya sangat riil dan tipografis. Tetapi pelakunya hampir tak dikenali masyarakat luas di Indonesia. Siapakah dia?   

Dia adalah Emil Kahn seorang berkebangsaan Jerman. Lahir di Stuttgart, 15 Maret 1883 kemudian mengganti namanya menjadi Lucian Bernhard ketika dia hijrah ke Berlin. Semasa hidupnya Lucian Bernhard banyak membuat karya-karya desain grafis untuk iklan. Ia pun dikenal sebagai seorang ”profesor periklanan” yang banyak memberikan inspirasi terhadap perubahan dunia periklanan melalui karya desain grafis di masa awal abad dua puluh.

Hebatnya sampai saat ini pula bentuk tulisan yang khas dari berbagai perusahaan besar seperti Bosch, Kaffee HAAG atau Pelikan masih berorientasi pada pola yang dirancang Bernhard pada awal abad ke-20.

bernhard-3.jpgAminudin TH Siregar, Direktur Galeri Soemardja ITB, di dalam pernyataan tertulisnya menyatakan,”Pameran Restropektif Lucian Bernhard yang digelar di Galeri Soemardja atas kerjasama dengan Goethe-Institut kali ini tentu saja merupakan kesempatan yang langka sebab kita tahu bahwa karya-karya Bernhard umumnya hanya bisa kita nikmati di museum-museum dunia. Oleh sebab itu pula, dalam konteks akademi Seni Rupa dan Desain, pameran Bernhard ini bisa kita pandang sebagai peristiwa bersejarah.”

Karya-karya Lucian Bernhard dapat dikatakan merupakan awal dari budaya periklanan modern.

”Bernhard adalah maestro! Ini dapat dilihat dari komposisi, tipografi, warna, objek juga penciptaan huruf sampai sekarang masih up to date. Setiap desainnya pula memiliki karakter dan hasil karyanya memberikan influence kepada orang lain,” kata Andry Moch [30], salah seorang seniman sekaligus buruh visual di kota Bandung, ketika ditemui pada malam pembukaan pameran.

Gagasan inovatif Bernhard dapat dilihat dari gaya penyajian visualnya yang jelas sehingga langsung membuat orang tertuju pada pesan yang dibawa pada sebuah karya desain grafis. Menurut Andry, itulah tantangan seorang desain grafis, mampu mengkomunikasikan produk melalui bahasa visual.

”Bernhard memiliki kekuatan desain yang mampu bertahan lama dan menjadi referensi setiap desainer grafis,” ujar Andri yang sebentar lagi mengikuti Pameran Thermocline of Art –New Asian [ZKM 10th Anniversary Exhibition] di German.

Padahal pada masa itu komputer belum hadir di dunia dimana peralatan masih terbatas. Semua pengerjaannya pun masih manual yakni dikerjakan dengan tangan. Selain membuat karya desain untuk iklan ia juga mencipta rancangan huruf-huruf yang sampai sekarang masih bisa kita gunakan, diantaranya : Aigrette, Bernhard Antiqua, Bernhard Gothic, Concerto Rounded SG, Bernhard Tango, Futura Festt, dan sebagainya.

Di masa-masa tuanya, ia beralih pada lukisan dan mematung. Bernhard juga sempat menyelenggarakan pameran kemudian mengumumkan pengunduran dirinya di bidang desain grafis. Lucian Bernhard wafat pada tanggal 29 Mei 1972 di New York dengan warganegara Amerika.

Pameran restropektif Lucian Bernhard digelar di Galeri Soemardja ini berlangsung sejak tanggal 4-19 Mei 2007. Goethe-Institute Indonesia dan Galeri Soemardja juga menyelenggarakan diskusi pada hari Kamis, 10 Mei 2007, pukul 14.00 WIB di Galeri Soemardja ITB Bandung.[]

Biodata Singkat Lucian Bernhard [Sumber : katalog pameran]

bernhard-2.jpgTahun 1883

Lahir di Stuttgart Jerman dengan nama Emil Kahn. 

Tahun 1901

Pindah ke Berlin dan berganti nama menjadi Lucian Bernhard. Secara tak sengaja ia berkenalan dengan Edmund Edel, pemilik Atelier yang kemudian hari menjadi rekanan kerja. Ia juga berkenalan dengan Ernst Growald, agen periklanan dan rekanan Kunstanstalt Hollerbaum & Schmidt. 

1903

Membangun Atelier sendiri di Bellevuerstrasse 22. Dia merancang poster pertama.

Tahun 1905 Kunstanstalt Hollerbaum & Schmidt mempercayakan pekerjaan cetak reproduksi kepada Bernhard dengan teknik litografi. Kemudian pada tanggal 22 November diangkat menjadi penasihat Persatuan Poster [Vereins der Plakatfreunde].

1907Berdirinya ”Deutschen Werkbundes” [Iatan/Serikat Pekerja Jerman] dan dia menjadi salah satu anggotanya. Di tahun yang sama ia juga menjadi Art Director “Studio Seni Kriya” di Berlin. Ia juga mengajar ilmu tipografi dan gambar poster pada Sekolah tinggi Berlin untuk jurusan Seni Dekorasi.   

Tahun 1911 Kerjasama pertama dengan pabrik rokok Manoli. Tahun inilah Bernhard pertama kali mempublikasikan jenis huruf Bernhard melalui perusahaan cor-logam Flinsch. 

Tahun 1914

Perang Dunia pertama terjadi dan Bernhard mengikuti wajib militer. Karena keahliannya di bidang seni periklanan, dia ditarik untuk bekerja pada ‘Harian Perang Angkatan ke-4’. Dialah yang mengerjakan ilustrasi kampanye perang.

Tahun 1919 Mendirikan ”Werbedienst GmbH” [biro periklanan] dan duduk sebagai pimpinan. Ia juga menjadi anggota kehormatan pada saat pendirian ”Bundes Deutscher Gebrauchsgraphiker [BDG]” atau Ikatan Desainer Grafis Jerman.

Tahun 1922

Pada bulan Oktober diangkat menjadi Pofesor bidang desain grafis pada ”Unterichtsanstalt des Kunstgewebe-Museums” di Berlin.

Tahun 1923

Bulan Agustus ia mengunjungi New York untuk serangkaian perjalanan proyek periklanan. Bernhard secara spontan meninggalkan kegiatan mengajarnya di Berlin untuk tinggal beberapa waktu di Amerika. Ia kemudian mendirikan Atelier Desain Grafis di Nw York. 

Tahun 1926

Mengajar pada New York University dan pada Art Students League. 

Tahun 1928

Turut mendirikan “Contempora”, sebuah agen internasional pertama di bidang desain. Awal kerjasama dengan American Type Founder sebagai perancang huruf.

Tahun 1930

Mulai menyibukkan diri dengan melukis

Tahun 1932

Atas rekomendasi Bruno Paul, Bernhard diangkat menjadi profesor ilmu desain di Berlin. Karena alasan rasial, pengangkatan ini kemudian dianulir. Pada tahun ini ia menerima kewarganegaraan Amerika.     

Tahun 1933-1934

Mengajar pada New York pratt Institut.

Tahun 1956

Pamit lewat sebuah pameran. Ia pensiun dan lebih memusatkan diri pada kegiatan melukis dan mematung.

Tahun 1972

Lucian Bernhard wafat di New York, 29 Mei 1972. 


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s