Indonesia Art News Agency


Pekan Presiden Penyair 2007 : SBY Baca Puisi?
Juni 6, 2007, 9:05 am
Filed under: agenda

Teks oleh Frino Bariarcianur

Presiden Penyair Seumur Hidup, Sutardji Calzoum Bachri, sebentar lagi berulang tahun. Hari bahagia itu jatuh pada tanggal 24 Juni 2007. Untuk memperingati hari lahir Sang Presiden, Yayasan Panggung Melayu [YPM] telah mempersiapkan berbagai acara. Acara ini juga rencananya akan dihadiri Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Apakah yang terjadi bila dua orang Presiden bertemu dalam panggung kebudayaan? 

Sutardji Calzoum Bachri, yang lahir 66 tahun lalu tidak bisa dipungkiri merupakan salah satu penyair terbesar yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Puisi-puisinya menggambarkan situasi sosial dalam bahasa puitik yang gelap. Menyebut nama Sutardji adalah menyebut ekspresi puisi Indonesia. Tentu kita masih ingat dalam foto-foto kenangan masa muda Sutardji ketika membaca puisi sambil minum bir. Gayanya yang nyentrik itu sampai saat ini masih membekas.

Yayasan Panggung Melayu (YPM) sebagai panitia penyelenggara akan menggelar Pekan Presiden Penyair, pada tanggal 14-19 Juli 2007. Perhelatan bakal dipusatkan di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Adapun salah satu agenda yang telah direncanakan adalah Lomba Baca Puisi Internasional dengan memperebutkan Piala Sutardji Calzoum Bachri.  Menurut Asrizal Nur, Ketua Yayasan Panggung Melayu, lomba ini bersifat internasional, terbuka bagi bagi peserta berkewarganegaraan mana pun, dan bersifat lintas kategori.

“Satu-satunya kriteria dalam lomba ini hanyalah batasan usia minimal peserta 15 tahun,” ujar Asrizal.

Lebih lanjut Eri Anugerah, koordinator pers, menerangkan, bahwa Lomba di babak penyisihan akan dinilai oleh tiga orang juri, yakni Yose Rizal Manua, Ahmadun Y Herfanda, dan Sunu Wasono. Pada babak akhir juga akan dinilai oleh tiga orang juri yakni Leon Agusta, Slamet Sukirnanto, dan Tomy F Awuy.

“Panitia telah mempersiapkan uang tunai total 15 juta rupiah dan Piala Sutardji Calzoum Bachri. Acara ini juga akan dilengkapi dengan ziarah budaya ke Makam Raja Ali Haji di Pulau Penyengat, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau,” ujar Eri.

Selain Lomba Baca Puisi, Pekan Presiden Penyair juga akan diisi dengan berbagai acara menarik lain, di antaranya adalah Seminar Internasional yang diselenggarakan pada tanggal 19 Juli 2007. Seminar ini nantinya menghadirkan 13 pembicara pakar sastra dari berbagai negara, seperti V. Braginsky [Rusia], Dato Kemala [Malaysia], Prof. Dr. Koh Young-Hun [Korea], Suratman Markasan [Singapura], dan masih banyak lagi.

“Kita akan berupaya membahas karya-karya Tardji dari beragam sudat pandang sastra,” ungkap Maman S Mahayana, penanggung jawab seminar. Panitia juga telah menyusun program Talkshow Sutardji bersama Guru dan Siswa. Dan publik dapat pula menikmati sejarah perjalanan Sutardji dalam pameran foto Sutardji. Untuk semakin memeriahkan Pekan Presiden Penyair panitia penyelenggara juga mengundang para seniman terpilih se-Indonesia untuk terlibat dalam acara ini. Seniman-seniman Indonesia itu nantinya tampil pada acara Panggung Apresiasi Karya Sutardji. Selain seniman para pejabat pun akan tampil seperti para Menteri diantaranya Meutia Hatta, Adyaksa Dault, MS Ka’ban, Lukman Edi, serta tak ketinggalan Walikota Tanjungpinang, Bupati Bengkalis, Bupati Kota Baru, Wakil Bupati Bintan, Bupati Pelalawan, dan Bupati Indragiri Hulu.

Keseluruhan perhelatan akan diakhiri dengan Malam Puncak Pergelaran Seni dan Pidato Kebudayaan yang akan menampilkan Ignas Kleden, Sutardji Calzoum Bachri sendiri, serta direncanakan akan dihadiri oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono. Nah, apakah Presiden SBY akan duet membaca puisi dengan Presiden Penyair Sutardji? Kita tunggu saja nanti.[]

Kontak Pantia : Asrizal Nur (Ketua Panitia Acara) 08176378914, Eri Anugerah (Kordinator Pers) 08159930605 atau lewat email : presiden_penyair@yahoo.com


10 Komentar so far
Tinggalkan komentar

hahaha…

alamakjang…akhirnya wak dukun Cikini, Sutardji Calzoum Bachri mendapat penghargaan yang sudah waktunya dia terima. mestinya yang diundang jangan para pejabat luar dan dalam kampuslah tapi sesama dukun dari seluruh Indonesia. biar jakarte penuh ame mantra, oi! dan hadiah yang diperebutkan juga disebut “Dukun Award”!!! hehehe…

selamatlah, bang Tardji!
jangan lupa undang awaklah biar kita sama-sama mabuk bir dingin sambil melagukan “Aku” dalam lagu Batak!

horas jala gabe!

hehehe…

Komentar oleh Saut Situmorang

hmmm….cm mau tunggu bahasan tentang RAJA ALI HAJI ..

Komentar oleh Danang Danhid

gimana cara ikut lombanya???

Komentar oleh indah

apa syarat syarat untuk ikutb lomba baca puisi? puisiny bertema apa? buat sendiri atau dibuatkan?

Komentar oleh deli

apa syarat syarat untuk ikutb lomba baca puisi? puisiny bertema apa? buat sendiri atau dibuatkan?,trs kpn akan di laksanaiinny,dan bertempat dimana,,kalau mau mendaftar gamna?? kalau ada info yg penting tolong hubungi saya di 0813 67 317 203 atau 0852 68 171 814 ya,karena saya jg pengen mengikuti ajang ini,Thanx ya
Jannes Septiono Sianturi

Komentar oleh JANNES SEPTIONO

Hahaha, Ki Dukun Saut Situmorang bisa saja bicara soal dukun. Ya, begitulah. Tapi apa pun memang menarik jika puisi-puisi Sutardji dibahas oleh dukun mantra atau dukun bahasa buhun. Kira-kira siapa orangnya, ya? Bagaimana kalau Frino yang bicara? Setuju!

Komentar oleh soni farid maulana

ndaftar lombanya mbayar ndak to? nek mbayar berapa rupiah?
Bang Soni, wong yang ngomomg dukun juga si Saut mendingan yang suruh mbahas mantra-mantaranya bang Tardji si Saut Speedy Gonzales itu. Gimana?

Komentar oleh Ryan Rachman

Bang Soni, thanks atas tawarannya. Rada gak kuat nih otakku kalau harus ngomongin soal dukun mantra atau bahasa buhun. Bisa-bisa yang dengar kesurupan. hehehehe… [frino]

Komentar oleh beritaseni

hahaha, yang penting turut membahagiakan HUT Presiden Penyair Indonesia, Bang Sutardji Calzoum Bachri. Nah, soal apa dan bagaimana dukun — kayaknya asyik juga ditanya sama Mbah Dukun Saut Situmorang. Aku akan belajar banyak pada dia tentang perdukunan. Penghasilannya lebih asyik daripada nulis puisi. Begitu kata orang. hahaha

Horas Kang Saut Situmorang. Kapan kau datang lagi ke Bandung? Salam untuk Frino, Saut dan semuanya.

Komentar oleh soni farid maulana

Jadi ingin nonton nihh. Sekalian lihat performance beberapa teman yang ikutan lomba. Pengen tau gimana rasanya mantra-mantra di bawakan oleh para pasien sang dukun, yang pernah merasakan guna-guna kepenyairannya.
semoga sukses dan salam kenal buat semuanya..

Komentar oleh bughi




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s