Indonesia Art News Agency


Mencari Aktor
Juni 29, 2007, 2:32 am
Filed under: theatre

training-1.jpg

Teks oleh Frino Bariarcianur [] Foto Dokumentasi Teater Garasi
 

Dunia teater Indonesia punya problem besar, yakni sulitnya menemukan aktor-aktor teater muda yang kuat dan berkualitas. Untuk menjawab persoalan tersebut, Teater Garasi; Laboratorium Penciptaan Teater, Yogyakarta, Indonesia, kembali menggelar program khusus untuk generasi muda yang menyukai dunia teater. Program beasiswa ini namanya Actor Studio.

Actor Studio adalah program beasiswa belajar keaktoran yang mulai dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2007 dan akan berakhir pada 12 Januari 2008. Empat belas peserta yang berasal dari Bandung, Kendari, Muntilan, Padang, Samarinda, Semarang, dan Yogyakarta akan berlatih selama kurang lebih 6 bulan. Dan selama enam bulan tersebut peserta diajak untuk mengenal dan mendalami keaktoran melalui serangkaian training/latihan dasar, workshop, dan kelas teori bersama fasilitator yang kompeten di bidangnya.

Adapun fasilitator yang terlibat dalam program ini terdiri dari pelaku dunia teater yang sudah berpengalaman dari berbagai disiplin keilimuan. Sebut saja Johan Cahyo (Dosen di Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta), Yudi Ahmad Tajudin (Direktur artistik dan sutradara Teater Garasi), Primanto Nugroho (Peneliti dan direktur Nandan Istitute of Art and Social/NIAS), Gunawan Maryanto (Penulis dan sutradara Teater Garasi), Lono Simatupang (Antropolog dan dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada), Rukman Rosadi (Aktor senior dan dosen teater di Institut Seni Indonesia, Yogyakarta), Kusworo Bayu Aji (Direktur eksekutif Teater Garasi), Nur Iswantoro (Dosen teater di Institut Seni Indonesia, Yogyakarta), Erythrina Baskorowati, Sri Qadariatin, Jamaludin Latif, Theodorus Christanto, dan Citra Pratiwi (Aktor Teater Garasi).

Lusia Neti Cahyani, Project Officer program beasiswa Teater Garasi di dalam siaran pers menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas artistik dan sensibilitas sosial politik aktor-aktor teater di Indonesia. Harapannya, dengan disiplin pengetahuan dan teknis keaktoran yang ditawarkan bisa menjadi modal bagi peserta Actor Studio untuk mengolah keaktoran mereka ketika kembali ke kelompok atau komunitasnya masing-masing. 

Persoalan lain yang harus diperhatikan juga, menurut Lusia adalah sarana dan prasarana belajar teater khususnya keaktoran di Indonesia masih terhitung minim. Artinya, dunia teater Indonesia masih banyak pekerjaan rumah.[]  

Teater Garasi; Laboratory of Theatre Creations
Jl. Bugisan Selatan No. 36 A
Tegal Kenongo Yogyakarta 55181 Indonesia
Phone/Fax. +62 274 415844
E-mail: garasi@teatergarasi.org
Homepage: www.teatergarasi.org


24 Komentar so far
Tinggalkan komentar

jangan pernah melecehkan aktor muda datang ke bandung, di bandung gudangnya aktor muda berbakat ! salah besar kalau di indoensia kekurangan aktor berbakat…jangan suka memvonis yang belum jelas ! bandungadalah basis teater yang paling baik di indonesia.

Komentar oleh crisdiana

sebenarnya banyak kok aktor muda berbakat. Tapi di deskripsikan lagi lah ukuran muda dari apanya? usia atau jam terbang di dunia panggung? coba maen-maen ke tempat lain ya, ke jakarta, ada satu merah panggung, bengkel, belum lagi teater-teater yang belum “ben nama” tapi punya cukup banyak kegiatan, di aceh juga ada teater yang cukup terkenal, teater nol namanya, salah satu aktor nya adalah agus PM TOH yang suka dongen atau ngisi acara di Republik mimpi, tapi ngadain latihan atau workshop semacam ini juga bagus.

Komentar oleh debbi

buat crisdiana: hidup teater bandung!!! tapi ngomong-omong siapa saja tuh nama aktor muda bandung yang kamu bilang berbakat? jangan sebut wawan sofwan dan iman sholeh ya? mereka bukan muda lagi… kalau ngomong ya disertain data-datanya dong!!!

buat debbi: emang satu merah panggung dan bengkel masih poduktif?

Komentar oleh lala

Hebat !!! insan teater sudah saling mengomentari, tapi jangan sampai seperti komentator ya.Saya baru 10 tahun mengenal teater dan menurut saya di Indonesia memang belum ada aktor muda, kalopun ada yang dianggap muda belum bisa dikatakan seorang aktor.Ingat, aktor bukan hanya saja di panggung tapi dalam kehidupan juga direalisasikan.Masih inget istilah “Akting 24 jam?”(ga tau siapa yang memulai mengistilahkannya,saya dapat dari mas arifin).Jadi, dimanapun tempatnya kalau ada seorang yang dalam kehidupannya menjalankan apa yang sudah digariskan itulah aktor.Simpel kan ? Ayo saling memberi argumen!

Komentar oleh roser

buat apa kita bertengkar soal aktor muda berbakat, yang lebih baik adalah bagaimana kita bisa menciptakan aktor-aktor muda berbakat dan memajukan teater di seluruh indonesia

Komentar oleh uchi gagap

crisdiana jangan kedaerahan ah aktor muda bandung yang mana, kok aku nggak pernah lihat yang muda maju paling kebanyakan jago kandang. Trus metodenya gitu2 aja. Sedang metode akting tuh banyak. Abdi mah teu percaya bakat nu penting mah proses. Kuring ge urang bandung. emang bener aktor ngora teh kurang komo nu disiplin jeung tanggung jawab kanu kasenian mah.

Komentar oleh Wildan

iyaaaaaaaaaaa! setuju bang ROSER emang @ SUlit cari aktor muda! kalaupun ada itupun belum bisa dikatakan AKTOR. kalau saya amati kebanyakan aktor dan aktris sekarang pada INSTAN sich pada melupakan PROSEEEEEES! yaaaa keren juga ada acara kaya bgituan! Salut salut! semoga berlatih teaternya tidak cuma saat workshop dan saat mau PENTAS saja Yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa! SUKSES selalu to Aktor-Aktris muda INDONESIA cayo

Komentar oleh Bsatata G

acara kaya gini emang harus terus di adain,apa lagi kurang nya acara worshop di daerah..indonesia perlu bgt actor actir hebat,klo bisa gimana cara ikutabn acara nya?makanya maju terus teater indonesia

Komentar oleh dayari

buat crisdiana, gimanana mau maju kalo masih menganggap diri sendiri yang paling hebat, katrok deh!! ( meminjam istilah tukul arwana) seharusnya gagasan teater garasi direspon dengan terbuka. coba tengok, dari Bandung, Kendari, Muntilan, Padang, Samarinda, Semarang, dan Yogyakarta akan berlatih selama kurang lebih 6 bulan. Dan selama enam bulan tersebut peserta diajak untuk mengenal dan mendalami keaktoran melalui serangkaian training/latihan dasar, workshop, dan kelas teori bersama fasilitator yang kompeten di bidangnya. bukankah itu seburah gagasan yang mulia untuk perkembangan teater indonesiaa

Komentar oleh irfan

Salam hangat untuk semua,

Jika memang ada tempat untuk menyalurkan seni teater saya ingin bergabung. Karena sejak SMA saya ikut eskul di bidang ini, dan sampai saat ini setelah bekerja keinginan untuk mengisi waktu dan meneruskan keinginan saya yang selalu tertuju pada seluk-beluk dunia teater. Untuk semua teman yang sudah mempunyai komunitasnya sendiri mohon informasikan kepada saya. Dan mudah-mudahan yang telah mengirim komentar dari mana pun menyatukan ciri kedaerahan masing-masing dalam satu karya yang indah yang bisa menghidupkan teater kita.

Terima kasih

Komentar oleh Lily Susan

ayo bareng-bareng kita mencontoh aksi Garasi, terutama kita yang berada di kota-kota kecil yang mungkin masih belum masuk peta daerah yang sudah diperhitungkan dalam dunia perteateran.

Komentar oleh jinch

percuma kalau punya bakat tapi tidak pernah berlatih. tugas aktor adalah berlatih, berlatih dan berlatih..! tidak sulit kok mencari aktor2 berbakat….defisini apa pada kalimat “Dunia teater Indonesia punya problem besar, yakni sulitnya menemukan aktor-aktor teater muda yang kuat dan berkualitas” . kuat dan berkualitas?…. aktor tua pun ada yang tidak berkualitas? perjalan waktu yang akan mengasah seseorang. bukan masalah besar mencari aktor, sudah banyak kok aktor muda yang berbakat yang bukan aktor-aktoran.

Komentar oleh bogp

mungkin penyebaran informasi maupun risetnya perlu meluas lebih merata ke seluruh Indonesia sehingga klaim tidak adanya aktor muda tidak perlu diumbar. saya kira banyak potensi di daerah yang belum muncul ke permukaan, yang selama ini tertutupi oleh publikasi dan wacana yang berkembang di titik-titik pusat seni seperti Jakarta, Bandung, Jogja, Solo,Surabaya dan Bali. Ohya kalau ada agenda-agenda yang bisa diikuti oleh kawan-kawan dari luar Jawa minta tolong kirim info ke sastra_minahasa@yahoo.co.id. atau kalau ingin cari tau perkembangan sastra dan teater di Minahasa dan Manado boleh buka sastra-minahasa.blogspot.com makasih

Komentar oleh alfred pontolondo

Membuat sebuah kantor berita seni adalah gagasan yang cemerlang! Apalagi jika mampu menghadirkan opini-opini atau ulasan seni yang baik dan mampu memasarkannya ke media-media. Maju terus kawan!

Komentar oleh nuruddinasyhadie

Terima kasih Mas Nuruddinasyahadie. Kami pun berharap suatu saat tulisan-tulisan atau foto di http://www.beritaseni.com dapat dipublish ke media yang lain. Tentu dengan penghargaan yang layak kepada penulisnya. Sekali lagi terima kasih.

Frino

Komentar oleh beritaseni

salah besar, donia ini tak selebar daun kelor. lihat di bojonegoro, banyak kok pemuda yang berobsesi selebriti.

Komentar oleh jaya titian

selebriti tidak sama dengan aktor, mas… kalau cuma pengen jadi aktor besar aja banyak. yang bersungguh-sunguh yang gak banyak. daripada ribut2 mending pada latian aja. bisanya kok cuma gak terima aja. biarin aja garasi bilang kayak gitu. mestinya mereka juga dah riset dl sebelum mengeluarkan statement kayak gitu. mereka gak akan asal-asalan. liat aja situsnya. serius banget. karyanya juga dah banyak dan diakui di mana-mana. kita ini yang kebiasaan asal bantah aja, nggak terima kalau merasa gak dianggep padahal memang bukan apa-apa. dah ah. bosen kalau perdebatan ini yang diterus-teruskan. ngomongin yang lain kek. kalau soal gak terima, semua orang juga bisa. bekerja keras yang susah tuh!

Komentar oleh lala

Kapan yah ada di jakarta,,,
kalau ada yang tau infonya mau dong…

slm
agil

Komentar oleh mr.gokils

Saya aktor muda!

Komentar oleh dcrow

mari kita kerjakan PR yang belum selesai-selesai itu, sampai aktor muda menjadi tua,menjadi dosen, menjadi seniman(?), menjadi pemain sinetron, menjadi pegawe kantoran, menjadi kuli bangunan, menjadi soldadu, menjadi peternak, menjadi penjual asongan, menjadi apa saja. aktor muda? yang mana ya?aktor 24 jam apaan tu mas, aktor panggung ah,yg ber KTP, pekerjaan: Teaterawan.

Komentar oleh djaladri

ah..so easy to take many young actor…but, just producer doesn’t know about their skill…

Komentar oleh yulia gustina

saya dari dulu berkeinginan untuk menjadi seorang aktor(pemain) film/iklan yg terkenal tetapi saya mendapat kesulitan karena saya tidak tau bagaimana cara untuk menjadi seorang aktor…
dari dalam diri saya, saya memiliki bakat untuk menjadi seorang aktor…
jika ada yg meminta saya untuk memerankan sebuah film/iklan, saya bersedia untuk memerankannya….

thank’z…

Komentar oleh aLan

saya dr kecl berkeinginan bermain sinetron,q mo mas/mbak mengasih tau pd saya..
oh y ma hub sya ke no ne:085363021090
trims

Komentar oleh ari ayondra

Salam dari Bandung

Komentar oleh PMB Bandung




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s