Indonesia Art News Agency


Pernyataan Sikap Sastrawan Ode Kampung
Agustus 4, 2007, 1:15 pm
Filed under: Literature

Teks oleh Frino Bariarcianur

Genderang perang sudah ditabuh, panji-panji intelektual sastra Indonesia sudah dikibarkan. Ratusan sastrawan baik muda dan tua itu berkumpul pada tanggal 20-22 Juli 2007 lalu dalam acara Temu Sastrawan Ode Kampung ke-2 di Rumah Dunia, Serang, Banten. Mereka merapatkan barisan, hendak melawan dominasi dan arogansi sebuah komunitas demi terwujudnya ranah sastra Indonesia yang lebih setara.  

Sastrawan yang hadir pada acara Temu Sastrawan Ode Kampung ke- 2 memaparkan bahwa kondisi Sastra Indonesia saat ini memperlihatkan gejala berlangsungnya dominasi sebuah komunitas dan azas yang dianutnya terhadap komunitas-komunitas sastra lainnya.

Dominasi itu bahkan tampil dalam bentuknya yang paling arogan, yaitu merasa berhak merumuskan dan memetakan perkembangan sastra menurut standar estetika dan ideologi yang dianutnya. Para sastrawan yang hadir berpendapat bahwa kondisi ini jelas meresahkan komunitas-komunitas sastra yang ada di Indonesia karena kontraproduktif dan destruktif bagi perkembangan sastra Indonesia yang sehat, setara, dan bermartabat.  

Adapun penyataan sikap Sastrawan Ode Kampung ke-2 : menolak arogansi dan dominasi sebuah komunitas atas komunitas lainnya, menolak eksploitasi seksual sebagai standar estetika dan menolak bantuan asing yang memperalat keindonesiaan kebudayaan kita. Sastrawan Ode Kampung ke-2 juga berpendapat bahwa sastra adalah ekspresi seni yang merefleksikan keindonesiaan kebudayaan kita di mana moralitas merupakan salah satu pilar utamanya. Terkait dengan itu sudah tentu sastrawan memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat (pembaca). 

Selain menentang arogansi dan dominasi sebuah komunitas, Sastrawan Ode Kampung-2 juga menentang sikap ketidakpedulian pemerintah terhadap musibah-musibah yang disebabkan baik oleh perusahaan, individu, maupun kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat, misalnya tragedi lumpur gas Lapindo di Sidoarjo. Selain itu pula mengecam keras sastrawan yang nyata-nyata tidak mempedulikan musibah-musibah tersebut, bahkan berafiliasi dengan pengusaha yang mengakibatkan musibah tersebut.

Btw, komunitas mana sih yang arogan itu? []       

                 
 Berikut daftar Sastrawan yang menandatangani pernyataan :  

Wowok Hesti Prabowo (Tangerang), Saut Situmorang (Yogyakarta), Kusprihyanto Namma (Ngawi), Wan Anwar (Serang), Hasan Bisri BFC (Bekasi), Ahmadun Y. Herfanda (Jakarta), Helvy Tiana Rosa (Jakarta), Viddy AD Daeri (Lamongan), Yanusa Nugroho (Ciputat), Raudal Tanjung Banua (Yogyakarta), Gola Gong (Serang), Maman S. Mahayana (Jakarta), Diah Hadaning (Bogor), Jumari Hs (Kudus), Chavcay Saefullah (Lebak), Toto St. Radik (Serang), Ruby Ach. Baedhawy (Serang), Firman Venayaksa (Serang), Slamet Raharjo Rais (Jakarta), Arie MP.Tamba (Jakarta), Ahmad Nurullah (Jakarta), Bonnie Triyana (Jakarta),

Dwi Fitria (Jakarta), Doddi Ahmad Fauzi (Jakarta), Mat Don (Bandung), Ahmad Sumpena (Pandeglang), Mahdi Duri (Tangerang), Bonari Nabonenar (Malang), Asma Nadia (Depok), Nur Wahida Idris (Yogyakarta), Y. Thendra BP (Yogyakarta), Damhuri Muhammad (Jakarta), Katrin Bandel (Yogyakarta), Din Sadja (Banda Aceh), Fahmi Faqih (Surabaya), Idris Pasaribu (Medan), Indrian Koto (Yogyakarta), Muda Wijaya (Bali), Pranita Dewi (Bali), Sindu Putra (Lombok), Suharyoto Sastrosuwignyo (Riau), Asep Sambodja (Depok), M. Arman AZ (Lampung), Bilven Ultimus (Bandung), Sarabunis Mubarok (Tasikmalaya), Ayuni Hasna (Bandung), Sri Alhidayati (Bandung), Suci Zwastydikaningtyas (Bandung), Riksariote M. Padl (Bandung), Solmah (Bekasi), Hasta Indriyana (Yogyakarta), Manaek Sinaga (Jakarta), Endah Hamasah (Thullabi),

Martin Aleida (Jakarta), Manik Susanti, Nurfahmi Taufik el-Sha’b, Benny Rhamdani (Mizan), Selvy (Bandung), Azura Dayana (Palembang), Dani Ardiansyah (Bogor), Uryati Zulkifli (DKI), Ervan (FLP DKI), Andi Tenri Dala (DKI), Azimah Rahayu, Habiburrahman el-Shirazy, Elili al-Maliky, Wahyu Heriyadi, Lusiana Monohevita, Asma Sembiring (Bogor), Yeli Sarvina (Bogor), Dwi Ferriyati (Bekasi), Hayyu Alynda (Bekasi), Herti Windya (Bekasi), Nadiah Abidin (Bekasi), Ima Akip (Bekasi), Lina M (Ciputat), Murni (Ciputat), Giyanto Subagio (Jakarta), Santo (Cilegon), Meiliana (DKI), Ambhita Dhyaningrum (Solo), Lia Oktavia (DKI), Endah (Bandung), Ahmad Lamuna (DKI), Billy Antoro (DKI), Wildan Nugraha (DKI), M. Rhadyal Wilson (Bukit Tinggi), Asril Novian Alifi (Surabaya), Jairi Irawan (Surabaya), Putu Oka Sukanta (Jakarta), Langlang Randhawa (Rumah Dunia), Muhzen Den (Rumah Dunia),  Renhard Renn (Rumah Dunia), Fikar W. Eda (Aceh),

Acep Iwan Saidi (Bandung), Usman Didi Hamdani (Brebes), Diah S. (Tegal), Cunong Suraja (Bogor), Muhamad Husen (Jambi), Leomowen (Jakarta), Rahmat Ali (Jakarta), Makanudin RS (Bekasi), Ali Ibnu Anwar ( Jawa Timur), Syarif Hidayatullah (Depok), Moh Hamzah Arsa (Madura), Nita Indrawati (Padang), Suci Zwastydikaningtyas (FLP Bandung), Sri al-Hidayati (Bandung), Nabilah (DKI), Siti Sarah (DKI), Rina Yulian (DKI), Lilyani Taurisia WM (DKI), Rina Prihatin (DKI), Dwi Hariyanto (Serang), Rachmat Nugraha (Komunitas Penulis Jakarta), Ressa Novita (Komunitas Penulis Jakarta), Sokat (DKI), Koko Nata Kusuma (DKI), Ali Muakhir (Dar-Mizan), M. Ifan Hidayatullah (Bandung), Denny Prabowo (Depok), Ratono Fadillah (Depok),  

Sulistami Prihandini (Depok), Nurhadiansyah (Depok), Trimanto (Depok), Birulaut (Pusat), Rahmadiyanti (Pusat), Riki Cahya (Jabar), Aswi (Bandung), Lian Kagura (Bandung), Duddy Fachruddin (Bandung), Alang Nemo (Bandung), Epri Tsaqib Adew Habtsa (Bandung), Tena Avragnai (Bandung), Gatot Aryo (Bogor), Andika (Jambi), Widzar al-Ghiffary (Bandung), Azizi Irawan Dwi Poetra (Serang).

* Kepada kawan-kawan sastrawan lain dan juga yang bukan sastrawan tapi yang senada dan hendak ikut mendukung pernyataan ini, diharapkan melayangkan secarik pernyataan yang menyatakan dukungan melalui email ke: odekampung2@yahoo.com atau www.rumahdunia.net .    


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s