Indonesia Art News Agency


Persembahan Untuk Pak Oei
April 8, 2008, 3:53 am
Filed under: visual arts | Tag:

 

Teks : Frino Bariarcianur Barus

 

Angka 69 bukan kecepatan maksimal dalam bercinta tapi angka ini merujuk pada sebuah bentuk kecintaan kepada seseorang. Orang yang dicintai itu seorang pengusaha, kolektor dan pengamat seni kawakan Indonesia. Ia lahir di Magelang pada tanggal 5 April 1939. Di umurnya yang ke-69 sekarang, Jogja Gallery memberikan sebuah hadiah berupa pameran seni rupa “69 Seksi Nian.” Siapakah dia?

 

Siapa lagi kalau bukan dr. Oei Hong Djien. Pengusaha yang punya hobby mengkoleksi lukisan-lukisan para maestro dunia. Sebut saja lukisan karya Picasso dan Van Gogh. Selain itu bos tembakau ini juga mengkoleksi karya lukisan perupa maestro Indonesia, diantaranya : Affandi, Basoeki Abdullah, S. Sudjojono, dan selain itu ia juga mengkoleksi lukisan perupa muda seperti, Heri Dono, Nasirun, Agus Suwage, Ugo Untoro, Dadang Christanto, dan masih banyak.

 

Jumlah koleksinya mencapai ribuan. Tapi perlu diingat dr. Oei Hong Djien atau biasa dipanggil Pak Oei alias OHD ini bukan sekadar “tukang kumpul” lukisan, ia juga mampu menulis dan memberikan kritik pada setiap karya seni. Bisa diblang jarang menemukan kolektor setangguh Pak Oei.

 

Kiranya kiprah Pak Oei selama inilah yang menjadi dasar kenapa pihak Jogja Gallery memberikan apresiasi dengan membuatkan sebuah event pameran seni rupa. Ini sebuah penghargaan atas jerih payah dan keterlibatan Pak Oei dalam dunia seni di Indonesia.

 

Pameran seni visual ’69 Seksi Nian’, digelar pada tanggal 8 – 12 April 2008 di Jogja Gallery, Jalan Pekapalan No 7, Alun-alun Utara Yogyakarta. Ada sekitar 69 seniman yang diundang untuk berpartisipasi pada perayaan ulang tahun dr. Oei Hong Djien. Ke-69 seniman ini berkarya di atas kanvas dengan ukuran 69 X 69 Cm.

 

Seniman yang berpartisipasi antara lain : Agapetus A. Kristiandana, Agung Kurniawan, Agus Triyanto BR., Agus Yulianto, Altje Ully, Aming Prayitno, Arie Dyanto, Alexander Ming, Astari Rajid, Azhar Horo, AT. Sitompul, Bambang ‘Toko’ Witjaksono, Bambang Herras, Bayu Yuliansyah, Bob ‘Sick’ Yudhita Agung, Bunga Jeruk, Cahyo Basuki Yopi, David Armi Putra, Deddy PAW, Denny ‘Snod’ Susanto, Didik Nurhadi, dan Dipo Andi.

 

Selanjutnya Dyan Anggraini Hutomo, Eddie Hara, Eddy Sulistyo, Edi Sunaryo, Edo Pop, Eko Nugroho, Entang Wiharso, Fauzie As’ad, Gede Krishna Widiathama, Gusmen Heriadi, Hadi Soesanto, Hayatuddin, Herly Gaya,  Heri Dono, I Gusti Ngurah Udiantara, I Made Arya Palguna, I Nyoman Sukari, I Wayan Upadana, Ivan Sagito, Iwan Effendi, Januri, Jumaldi Alfi, Kusmanto, Lashita Situmorang, Made Wianta, Masriel, Melodia, Nanang Warsito, Nasirun, Nyoman Erawan, dan juga Nurkholis.

 

Dan tak ketinggalan Pius Sigit Kuncoro, Puji Rahayu, Putu Sutawijaya, Rinaldi, Ronald Manullang, Rosid, RM. Soni Irawan, Santi Indieguerillas, S. Teddy D, Samuel Indratma, Sri Maryanto, Subroto SM, Sugijo Dwiarso, Sun Ardi, Suraji, Susilo Budi Purwanto, Suroso, Suwaji, Toh Joyotono, Ugo Untoro, Wayan Kun Adnyana, Wedhar Riyadi, Yani Halim, Yayat Surya, Yogi Setiawan, Yuswantoro Adi, serta Yustoni Volunteero.

 

Enam dan sembilan adalah angka unik. Menurut Mikke Susanto, kurator pameran, keunikan angka ini seperti juga keunikan sosok dr. Oei. “Sosok yang tak diragukan lagi kiprahnya dalam dunia seni rupa kita. Demikian juga bagi Jogja Gallery, beliau merupakan figur yang hingga kini menemani perjalanan kami dengan segudang nasehat dan masukan demi berkembangnya Jogja Gallery.” Kata Mikke.

 

Kecintaannya pada dunia seni memang sudah tidak bisa diragukan kembali. Ia bisa menjadi teman, bisa pula menjadi pembeli karya seni yang pintar.

 

“Semua itu digariskan oleh sebuah takdir Oei Hong Djien yang di dalam jiwanya tumbuh rasa seni yang yang luar biasa. Maka Pak Oei adalah seorang kolektor lukisan ternama di dunia, karena koleksinya yang mendekati angka 2000 lukisan adalah museum senirupa luar biasa lengkap,” kata Mikke.

 

Maka tidak heran, menurut Mikke, Pak Oei menjadi teman dan sahabat para seniman terkemuka Indonesia. Pak Oei tulus dan iklas menemani berbincang, mendengarkan keluh kesah, memberi nasehat dan masukan kepada para seniman. Pak Oei juga bisa dianggap sebagai “Bapak Asuh” bagi sebagian seniman Indonesia. 

 

Membuat pesta Ulang Tahun Pak Oei yang ke 69 ini, menurut Mikke adalah persembahan persahabatan dari para teman dan sahabat. “Dan karena kiprahnya itulah, maka kita semua selalu memohon kepada Tuhan YME, agar Pak Oei senantiasa dikaruniai kesehatan, keselamatan, kesejahteraan, kebahagiaan dan panjang umur. Amin.

 

Dan tentunya berharap Pak Oei terus membeli karya seni! []

 


5 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Tulisan bagus tentang dr. Oei Hong Djien ditulis oleh Imam Shofwan, url : http://bungimam.blogspot.com/2007/09/seribu-kanvas-juragan-tembakau.html

Komentar oleh frinodoc

jual lukisan karya raden saleh dengan judul: Sri Sultan HB Vi
Conte

ukuran 55×75
bila berminat hubungi : saya di .:

zuliant_02@yahoo.com
website: http://zuliantart.co.nr/
no telp; 0274-6811931 & 0274-4477197

terimakasih.

Komentar oleh zuliant

khusus yg serius..buat kolektor dan penngemar pelukis heri dono,laksmi sitoresmi dan tien hong.cocok buat kantor, loby hotel dan mall,dll.

1.lukisan ternama HERI DONO untitled 1986 pastel on paper 60 x 43cm.hrga 20jt nego..
2. lukisan laksmi sitoresmi,hrga 25jt nego
3. lukisan Tien hong,tema sentralisasi
225cmx210cm.tahun 2005,
aklirik di kanvas.hrga $15.000 nego dikit..
4. lukisan melodia ada 2 th 2008 dan 2006 tema 5,9 sr

di jamin asli n artistik n tdk mengecewakan….BURUAN,SAPA CEPAT DAPAT….hub lutfi di 0817279595

foto lukisan dpt di lihat,situs saya..klik aja??

http://www.friendster.com/loutfiecakep

Komentar oleh lutfi kurniawan

Pa hong Djien makin tua makin menjadi,,,,kapan ya arya saya dikoleksi oleh juragan tembakau ini,,,,padahal karya saya juga tidak kalah bagus he he,,,

Aku ada lukisan realis mirip lukisannya rembrant, agak pecah-pecah, anonim, kata yang punya adalah cucunya ndalem di jawa, adalah pemberian dari dosen ASRI Rd.Mas Parwita(kalo tidk salah)harga 50 juta,, berminat hub Ramdani:085643053137

Komentar oleh ramdani

DIJUAL 2 BUAH LUKISAN AFFANDI ASLI :

1. LUKISAN AFFANDI : ” AYAM TARUNG ”
Ukuran : 145 x 95 cm
Tahun : 1970
Harga : 450 jt (nego)
Sertifikat tidak ada (warisan keluarga)

2. LUKISAN AFFANDI : ” RUMAH BUN POO ”
Ukuran : 90 x 120 cm
Tahun : 1969
Harga : 425 jt (nego)
Sertifikat ada

Lokasi kedua lukisan di Jakarta.

Di jamin keasliannya 100% dan langka,bisa langsung di check di musium atau kurator..
Kalau ada buyer/kolektor yang berminat serius,dapat menghubungi saya di nomer : 08569862047 / 021-98665286 (Faizal Rachman)

Komentar oleh Faizal Rachman




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s