Indonesia Art News Agency


Unpar Gelar Peringatan Satu Abad Kebangkitan Nasional
Mei 8, 2008, 12:22 am
Filed under: social-culture | Tag: , , ,

Teks : Frino Bariarcianur
Pusat Kajian Humaniora Universitas Katolik Parahyangan Bandung menggelar peringatan Satu Abad Kebangkitan Nasional dengan tema “Intelegensia Indonesia.”

Tema “Intelegensia Indonesia” erat kaitannya dengan pemikiran Soekarno yang pernah menyebut intelegensia hidup berbangsa sebagai nyawa, asas-akal, yang tumbuh dalam jiwa rakyat. Untuk itu menurut Panitia Satu Abad Kebangkitan Nasional Universitas Katolik Parahyangan [Unpar] – Pusat Kajian Humaniora mengatakan ide dasar penyelenggaraan acara peringatan Satu Abad Kebangkitan Nasional Indonesia adalah melacak kembali atau meneropong “asas-akal” macam apa yang diam-diam kini menggerakkan kehidupan rakyat bangsa Indonesia dan kemana negeri ini akan dibawa.

Peringatan ini diwarnai dengan beragam acara, antara lain : orasi kebangsaan, pameran seni rupa, pameran fotografi, pementasan teater, pemutaran film dan seminar nasional. Acara digelar sejak tanggal 3 Mei – 10 Mei 2008.

Sayang dalam acara orasi kebangsaan yang bertema “Menjadi Indonesia Kini”, Presiden RI DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono, pada hari Sabtu, 3 Mei 2008, tidak bisa menghadiri kegiatan. Pada pameran seni rupa bertema “Mimpi Indonesia” menyuguhkan karya-karya perupa Bandung seperti Tisna Sanjaya, Rahmat Jabaril, Isa Perkasa, Juliansyah, Diyanto, Marintan Sirait dan Deden Sambas. Pameran seni rupa ini digelar di Lobby Rektorat Unpar, sejak 3 – 10 Mei 2008.

Ada juga pameran fotografi di tempat yang sama dengan menyuguhkan karya-karya bertema Pergumulan Batin Manusia Indonesia. Foto-foto banyak diambil pada peristiwa keseharian rakyat Indonesia khususnya di kota Bandung. Pembicara diskusi fotografi menghadirkan Hary Pochang, Herman Effendy dan Andhika pada Rabu pagi tadi [7/5/08].

Pada pementasan teater bertema “Absurditas Manusia Indonesia” menyuguhkan pementasan lakon “Dalam Bayangan Tuhan” karya Arifin C. Noer. Pementasan yang digelar kemarin [5-6/5/08] di Gedung Serba Guna Unpar ini merefleksikan ke-Indonesia-an, terutama berkaitan dengan persoalan-persoalan pelik manusia Indonesia. Pementasan teater ini disutradarai Fathul A. Husein.

Pada acara pemutaran film bertema “Paradoks Manusia Indonesia” [6-7/5/08] menyuguhkan film berjudul “Betina” [Lola Amaria] dan “Lari Dari Blora” [Akhlis Suryapati]. Selain pemutaran film juga diisi dengan kegiatan diskusi bersama para kritikus dan pegiat film seperti Christin Hakim, Slamet Rahardjo, Jajang C. Noer, dan Prof. Jacob Sumardjo.

Dan pada puncak acara peringatan Satu Abad Kebangkitan Nasional panitia penyelenggara akan menggelar seminar nasional dengan tema “Intelegensia Indonesia” di Gedung Serba Guna Unpar, jalan Ciumbuleuit 94 Bandung, pada hari Sabtu, 10 Mei 2008, pukul 08.00 – 15.30 WIB. Para pembicara antara lain : Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI Jero Wacik, Surya Paloh, Prof. DR. Bambang Sugiharto, Letjen. Purn. Sutiyoso, Eep Saefulloh Fatah, Miranda S. Gultom dan Prof. DR. Franz Magnis-Suseno.[]


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s